Monday, October 22, 2012

Done done!

Akhirnya. Tadi terakhir kali kontrol ke Dr Reza untuk urusan abortus dan dinyatakan rahim saya sudah bersih, sih, sih!

Selesai juga semua prosesnya.

Sempat ditanya, mau hamil (lagi) cepat atau lama, gue ama Bowo cuma cengengesan. Yaabes, kita berdua kan bukan tipe yang doyan pasang-pasang target soal beginian. Kapan pun itu ya sedikasihnya aja. Klise memang, tapi ya kita percaya banget sama rencana Allah dan 'perfect timing'. Waktu hamil Aqila, kita sama sekali gak program. sengaja biar Tuhan lah yang nentuin kapan kita siapnya. Lagian semacam kurang sedep yak rasanya kalo pas lagi begonoan sambil mikir, "jadi gak nih yang ini?" Asa kirang nikmat gemanaaa getoh?! Hehe. Yaa, mungkin yang kita batesin cuma jaraknya aja, berapa lama kita harus nunggu sampai akhirnya nanti memutuskan akan cuma ada Qila aja. Karena ya sekarang sih mikirnya nggak mau punya anak yang jedanya jauh. Yaaaa, kalo ampe setaunan 'kosong', tutup 'pabrik' aja kali.

Again, itu baru rencana gue dan Bowo. Ke depannya gimana, lah mene eke tehe? Untuk sekarang, nikmatin aja proses bikin anaknya doloooo. Endebrei-enderai laennya belakangan. Hihihi

Kalo ada yang nanya pake KB atau enggak, jawabannya: sini masih loooosss ploooong, Ceu. Belom kenalan ama kontrasepsi dari sejak lahiran. Hahaha. Dan emang rencananya kan nambah 'anggota' dalam waktu dekat. Jadi, yaaa cesss plooong ajcyaaah!

By the way, saya dan keluarga Cemara ini mengucapkan terima kasih banyak atas simpati yang datang atas kehilangan kami. Mohon doanya ya semoga segala yang terbaik akan diberikan Tuhan. Amiiiin!

Kussen!

evie.




- Posted using BlogPress from iPad

2 comments:

  1. Mba eviiiiiwww..tips segeraaaa hamidunnya dong..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh, gimana ya dek Ismi. Tips dari akuuuuh cuma; TETEP SEMANGAAAATTT dan jangan diniatin. Plong-in aja. Ada pepatah bilang, "Something you want the most will eventually come when you least expect it." Jadi gak usah expect apa-apa, hura-hura riang gembira aja ya deeeekk

      Delete