Friday, August 29, 2008

jadi ingat kata nenek saya

beberapa waktu lalu saya sempat berkunjung ke rumah nenek di Rancaekek, Bandung. pas pamit pulang (ke Jakarta), dia sempat mencium kening, pipi kanan-kiri sambil membisikkan sesuatu yang pada waktu itu nggak saya ngerti.

"sabar atuh ya, Gusti Allah itu baik. tiap Dia nutup satu pintu, pasti ada jendela yang dibuka."

pertuah standar sesepuh yang (memang) biasanya bijak dan menyejukkan hati, pikir saya waktu itu. tapi baru-baru ini ada kejadian yang suddenly mengingatkan saya ke petuah nenek tadi. rada ribet  dan panjang kalau saya cerita soal detilnya. but the point is ketika saya merasa kehilangan sesuatu yang sangat berarti dalam hidup, kadang mata (hati) saya agak buta hingga nggak melihat kalau Dia sedang memberi hal lain yang nggak kalah berharganya. padahal kalau saya mau sadar (dan nggak belagak buta) pasti saya malu banget sudah membuat diri sendiri bersusah hati dan nggak ada henti-hentinya mengeluhkan soal kemalangan yang sedang saya hadapi. *huh, jadi beneran nggak enak ati*

kalau ingat-ingat lagi nikmat yang Tuhan kasih, saya tuh jadi ngerasa keciiiilll banget. rasanya saya juga merasa nggak pantas selalu 'mewek' minta ini-itu kalau lagi doa. apalagi saya sadar banget kalau udah ngomongin soal dosa, berasa kotor & hina. tapi somehow, ada aja yang Tuhan kasih sama saya.

well, now i realize that if somethin' doesn't work like i want it to, He got me some great things that i need too.

hmmm.. bener kata nenek, setiap ada pintu yang ditutup pasti ada jendela yang dibuka..
thankyou God, You're the best!!

xoxo

No comments:

Post a Comment