Tuesday, August 4, 2015

Korset Pasca Melahirkan

Hi,

Long time no see ya, Ceu...

Things at work so much intense now, or maybe I just too tired to share...

Anywaaaaay, atas permintaan ibu-ibu galau yang nunggu lahiran dan mikirin pake korset apa setelah lahiran nanti karena Bellefit atau Belly Bandit  anjir mihilnya kurang asyeeeem...

Makaaaa... berikut aku persembahkan review korsetnya kakaaaaaak!



Disclaimer dulu ya
Performa korset bergantung pada lama pemakaian dan bentuk tubuh ya, jadi hasilnya pun gak sama di setiap orang. Cocok di gue belum tentu di orang lain, so if you really rely on this post, just please don't!

Oke, siap ya... mulai yaaa...

Mari awali dengan... Bismillahirahmannirahim

...
Ehemm

Jadi, hamil anak pertama, gue itu buta sebuta-butanya soal korset. Bahkan gak pernah kepikiran ada korset pasca lahiran. Itu kenapa gue hanya pake korset standart ala kadarnya (yang velcro itu loh) dan yes, gak nyaman.

Nyokap sempet nawarin buat pake yang dibebeut alias diiket kayak orang-orang dulu tapi gue tolak karena susyeh napas cyiiin.

Sini udah stres mikirin mastitis akut di awal nyusuin, gak ada deh nambahin penderitaan pake gurita bikin sesek napas.

Alhasil, on off pake korset-an, perutku pun berantakan.

And I also realized that I had Diastatic Recti, mak blar lah yaaaa.

Hamil kedua, gue mulai riset sana sini dan nope masih belum sanggup cyin beli Belly Bandit atau Bellefit.

So I found this;




What's good about it;
- Dari segi harga, sudah pasti lebih mureh yes dari pada belly-belly an itu.
- Performanya oke lah tanpa banget. Cukup 'megang', apalagi kalo pakainya agak ketat
- Washable. Ini nih yang bikin seneng, bisa dicuci BERSIH.
- Bahannya adem. nih ya, korset biasa kadang bikin gatel-gatel karena bahannya yang kurang menyerap keringat but with this, you won't experience any of that.

The Cons;
- Just like other corset, kalau kebanyakan gerak pasti kelipet-lipet. it's never stay in its position.
- Kalo dipake kelamaan berasa melar, jadi mesti sering-sering 'bongkar pasang'.
- Nope, its price is not cheap as you think it is. I got this at IDR 400 (in thousand) something.

Tapi sebelum ketemu Carriwel, ya gue pakainya macem-macem dan kurang lebih sama lah kayak buibu pada umumnya. Korset velcro, check! Korset ikat, check! Ampe bekung pun, check! *sinting ya, perjuangan demi perut kembali munjlep itu susyeh ya*

Daaaan sampai sekarang, ini perut gak balik lagi juga alias tetep muncung aja gitu.

Setelah diselidik, ternyata saya mengidap Diastatic Recti. Apa dan gimana, next time dibahas di postingan sendiri ya. Tapi intinya perut yang mbuncit muncung setelah lahiran, itu kemungkinan besar Diastatic Recti.

Meski nyatanya dan dinyana eike Diastatic Recti, but here's my best advice untuk yang abis lahiran dan mendambakan perut kembali rata, or at least keliatan abis melahirkannya--bukan keliatan lagi hamil empat bulan. *lalu aku tertunduk lesu*

1. Korset paska lahiran itu MAHA PENTING! Yes, thank me later but honestly, ini tools penting buat buibu yang baruuuu aja brojolin orok. No wonder ketika masuk ruang bersalin suka diminta bawa korset atau sejenisnya. Korset--yang tepat--ini bisa nahan perut glambir dan ngebantu ngecilin rahim.

2. Kalau punya uang, beli lah korset yang tersohor dan muahal itu. Yep I'm talking about Belly Bandit and Bellefit. Nggak sedikit lho yang udah sukses pakai dua merek itu. Mungkin rata lagi sih enggak ya, tapi setidaknya jauuuuh lebih simpel dari bengkung dan dengan hasil yang mirip-mirip lah

3. Gatel, sesak, eungab, or anything that make you suffer, just suck it up! it'll be worth it if you consistent within one or two months (even better). Lagian apalah arti perjuangan hidup ini kalau tanpa cobaan ya Cyin? HAMPA!

4. Read everything about Postpartum Journey, and found out how your belly will shrink and any wrap would help, ALOT!

5. Pait-paitnya ente gak punya duit buat beli yang muahal, tetep usahain pake korset apa kek yang penting konsisten buat bengkung perutnya. Pakai beras kencur dan even better minyak-minyakan apalah itu.

6. Last, be consistent. Ini yang paling susah. Aslik, pasti aja banyak alasan buat gak pakai korset dan ya itu, hasilnya gak akan maksimal. Kuncinya--menurut gue sih--adalah KONSISTEN selama 2 bulan. even if you have to sleep with it, then do it.


Anyway, kalau ada yang minat Carriwel, silakan diadopsi punyaku :)

No comments:

Post a Comment